Asas, Metode & Pendekatan Perancangan IV/ Meeting 10

INTEGRATE Structure as Architecture

Studio Mengintegrasikan struktur dengan arsitektur
PIC Wisnawa
Focus Structural logic, span, grid, structural rhythm, structure as expression
Key Question “Bagaimana struktur dapat membentuk ruang dan ekspresi arsitektur?”
01 / CONTEXT

Structure Is Not Decoration.

Dalam proses perancangan arsitektur, struktur sering ditempatkan sebagai sistem teknis yang muncul setelah bentuk ditentukan. Pendekatan ini membatasi potensi struktur sebagai bagian dari architectural thinking.

Structure is not something we put into architecture. Structure can be one of the things that generates architecture.
01 / LOGIC

Structural Logic

Bagaimana gaya bekerja, ditransfer dan diteruskan menuju tanah?

02 / SPACE

Structure → Space

Bagaimana span, grid dan posisi struktur membentuk kualitas ruang?

03 / EXPRESSION

Structure → Form

Bagaimana struktur dapat menjadi bagian dari ekspresi arsitektur?

02 / GRAND THEORY

From Structure to Tectonic Thinking.

Andrew Charleson

Structure as Architecture

Charleson menunjukkan bahwa struktur tidak hanya berfungsi untuk menahan beban, tetapi dapat berkontribusi terhadap ruang, bentuk, material, cahaya dan pengalaman arsitektur.

Key idea: Structure can contribute to architectural form and meaning.

Kenneth Frampton

Tectonic Culture

Frampton membedakan pendekatan arsitektur yang hanya berorientasi pada representasi dengan arsitektur yang memperlihatkan logika konstruksi dan material.

Key idea: Architecture is also understood through how it is made.

Eduard F. Sekler

Structure & Tectonics

Sekler membantu membedakan struktur sebagai sistem teknis dengan tectonics sebagai ekspresi arsitektural dari sistem konstruksi.

Key idea: Technical structure can become architectural expression.

Heinrich Engel

Structure Systems

Engel mengklasifikasikan sistem struktur berdasarkan cara struktur bekerja dan mengorganisasi ruang.

Key idea: Structural system influences architectural possibilities.

J. E. Gordon

Structures

Gordon menjelaskan perilaku struktur melalui pendekatan yang mudah dipahami: compression, tension, bending dan stability.

Key idea: Understand how things carry forces before designing them.

Louis Kahn

Served & Servant

Kahn memperlihatkan bagaimana struktur dan sistem servis dapat membentuk organisasi ruang arsitektur.

Key idea: Structural order can generate spatial order.

03 / STRUCTURAL LOGIC

Understand the Load Path.

Sebelum menentukan bentuk, mahasiswa perlu memahami pertanyaan paling sederhana: “Ke mana beban pergi?”

Load

Dead load, live load, environmental load, dan berbagai beban lainnya.

Transfer

Beban diteruskan melalui slab, beam, truss, shell atau structural members lainnya.

Column / Wall

Beban diteruskan menuju elemen vertikal atau sistem struktur lainnya.

Ground

Akhirnya beban diteruskan ke foundation dan tanah.

LOAD → STRUCTURAL SYSTEM → LOAD PATH → GROUND
04 / STRUCTURAL SYSTEMS

Different Systems. Different Spaces.

01 / FRAME

Column + Beam

Sistem frame memberikan fleksibilitas organisasi ruang dan memungkinkan berbagai konfigurasi plan.

│ ─ │ ─ │
02 / TRUSS

Triangulated Logic

Efisien untuk bentang tertentu dan dapat menjadi ekspresi arsitektur.

△ △ △
03 / SHELL

Surface Structure

Bentuk permukaan menjadi bagian dari sistem struktural.

⌒⌒⌒
04 / SPACE FRAME

3D Grid

Sistem tiga dimensi yang memungkinkan bentang luas dengan struktur ringan.

◇ ◇ ◇
05 / ARCH

Compression

Geometri arch bekerja terutama melalui compression.

06 / CABLE

Tension

Sistem tension dapat menghasilkan bentuk yang berbeda dari sistem compression.

╲ ╱
05 / STRUCTURAL GRID

Grid Is More Than a Set of Lines.

Structural grid dapat menjadi sistem koordinasi antara struktur, ruang, facade, parking, circulation, furniture dan program.

Regular Grid

Cocok untuk program yang membutuhkan modularity, repetition dan construction efficiency.

Adaptive Grid

Grid dapat berubah mengikuti site, program, geometry, span atau kebutuhan spasial tertentu.

GRID → MODULE → SPAN → SPACE → FACADE → RHYTHM
06 / STRUCTURAL RHYTHM

Structure Creates Rhythm.

Pengulangan kolom, bay, frame atau truss dapat menghasilkan ritme arsitektur.

REGULAR

Repetition

● — ● — ● — ● Regular bay menciptakan order dan predictability.

VARIATION

Controlled Variation

● —— ● — ● —— ● Perubahan span dapat menghasilkan hierarki ruang.

EXPRESSION

Structural Rhythm

Struktur menjadi bagian dari pengalaman visual dan spatial.

07 / RHINO EXPLORATION

From Structure to Paneling.

Rhino dapat digunakan sebagai laboratorium digital untuk menguji bagaimana structural grid dan geometry menghasilkan berbagai pola panel.

2D Paneling

Eksplorasi dasar melalui grid, module, subdivision dan pattern.

Rhino: Surface → Divide → Panel → Pattern

2D Triangular Panel

Mengubah grid menjadi triangular system untuk melihat perubahan rhythm dan geometry.

Eksperimen: Triangle → Variation → Pattern

3D Paneling

Panel tidak lagi hanya menjadi pattern, tetapi dapat memiliki depth, folding dan deformation.

Surface → Panel → Offset → Transform
Paneling is not decoration. Ask: “What structural logic could generate this pattern?”
08 / RHINO WORKFLOW

Use Rhino as a Design Laboratory.

01
Build Surface
Buat surface sederhana sebagai bidang eksperimen.
02
Divide Surface
Ubah surface menjadi grid atau panel system.
03
Define Module
Tentukan module dasar: square, rectangle, triangle, hexagon atau custom geometry.
04
Transform
Eksperimen dengan rotation, scale, offset, twist, fold atau height.
05
Evaluate
Apakah panel tersebut membantu struktur, cahaya, ventilasi, shading atau hanya menjadi dekorasi?
06
Architecturalize
Kembalikan hasil eksperimen ke keputusan arsitektur: space, facade, structure dan experience.
09 / SIMPLE SIMULATION

Test Before You Decide.

Tidak semua simulasi harus kompleks. Pada tahap ini, mahasiswa dapat menggunakan simulasi sederhana untuk memahami konsekuensi dari keputusan struktur dan bentuk.

Solar / Shadow

Uji bagaimana perubahan panel, roof geometry atau orientation memengaruhi shadow.

Test:

Orientation
Panel density
Depth
Opening
Roof geometry

Daylight

Eksplorasi hubungan antara struktur, panel dan masuknya cahaya.

Test:

Opening
Panel spacing
Depth
Skylight
Facade porosity

Wind / Porosity

Uji secara sederhana bagaimana tingkat keterbukaan memengaruhi pergerakan udara.

Test:

Solid / void
Porosity
Orientation
Opening
Screen density

Structural Logic

Bukan analisis engineering detail, tetapi pengujian awal terhadap load path, span dan grid.

Test:

Span
Column spacing
Beam direction
Grid density
Structural hierarchy
10 / DIGITAL TOOLKIT

Choose the Tool According to the Question.

Design Question Tool Possible Exploration
Bagaimana membentuk geometry struktur? Rhino Surface, curves, mesh, solid
Bagaimana menghasilkan panel secara sistematis? Rhino + Grasshopper Paneling, pattern, parametric variation
Bagaimana membuat variasi structural grid? Grasshopper Grid spacing, span, density, variation
Bagaimana mengotomasi model BIM? Revit + Dynamo Grid, columns, beams, parameters
Bagaimana menguji sun / shadow? Rhino / Ladybug / Forma Solar exposure, shadow, orientation
Bagaimana menguji daylight? Ladybug / Sefaira / Forma Daylight, opening, panel density
Bagaimana menguji airflow? CFD / Ladybug ecosystem Wind, porosity, pressure
11 / CASE STUDIES

When Structure Becomes Architecture.

Louis Kahn

Kimbell Art Museum

Structural vaults bukan hanya menyelesaikan kebutuhan bentang, tetapi membentuk karakter ruang, cahaya dan ritme arsitektur.

Pier Luigi Nervi

Palazzetto dello Sport

Structural geometry, ribbing dan repetition menjadi bagian dari ekspresi arsitektur.

Félix Candela

Thin Shells

Geometry dan structural efficiency bekerja bersama untuk menghasilkan thin-shell architecture.

Frei Otto

Lightweight Structures

Form dapat ditemukan melalui prinsip fisika, tension dan minimal surface.

Santiago Calatrava

Expressive Structure

Structural elements menjadi bagian dominan dari architectural expression.

Mies van der Rohe

Structural Order

Grid, repetition dan structural clarity menjadi bagian dari architectural order.

12 / STUDIO EXERCISE

Structural Concept: Three Possible Systems.

Ambil massa dan program proyek mahasiswa dari tahap sebelumnya. Kemudian eksplorasi minimal tiga structural concept.

OPTION A

Regular Grid

Kolom dan beam dengan modular grid yang regular.

Focus: Efficiency · Order · Flexibility

OPTION B

Long Span

Menggunakan sistem struktur yang memungkinkan ruang lebih luas.

Focus: Large Space · Flexibility · Hierarchy

OPTION C

Expressive Structure

Struktur menjadi bagian dari ekspresi bentuk dan facade.

Focus: Expression · Tectonics · Identity

STRUCTURAL LOGIC + SPATIAL REQUIREMENT + ARCHITECTURAL EXPRESSION = STRUCTURAL CONCEPT

Output:

01. Structural diagram
02. Structural grid
03. Preliminary span
04. Load path diagram
05. 3 alternatif structural concept
06. Rhino exploration / paneling
07. Simple simulation / testing
08. Comparison matrix
09. Selected structural concept
10. Argumentasi desain

13 / EVALUATION

Which Structure Should We Choose?

Criteria Option A Option B Option C
Structural logic
Spatial flexibility
Span efficiency
Construction logic
Architectural expression
Environmental response
Integration with program
The best structural system is not necessarily the one with the least structure. It is the one that creates the strongest relationship between structure, space and architecture.
14 / VIDEO & DIGITAL LEARNING

Explore the Digital Structural Workflow.

RHINO

Rhino Architecture

Gunakan channel resmi Rhino untuk memperdalam workflow modelling dan geometry.

▶ Rhino YouTube
GRASSHOPPER

Parametric Modeling

Eksplorasi bagaimana geometry dapat dikontrol menggunakan parameter.

▶ Grasshopper YouTube
LADYBUG

Environmental Simulation

Eksplorasi hubungan geometry dengan environmental performance.

▶ Ladybug Tools
15 / READING LIST

Read the Structure.

01
Charleson, A. (2005). Structure as Architecture. Architectural Press / Elsevier.
02
Frampton, K. (1995). Studies in Tectonic Culture. MIT Press.
03
Engel, H. (2007). Structure Systems. Hatje Cantz.
04
Gordon, J. E. (1978). Structures: Or Why Things Don't Fall Down. Da Capo Press.
05
Sekler, E. F. Structure, Construction & Tectonics. Dalam berbagai kajian tectonic architecture.
06
Kolarevic, B. (2003). Architecture in the Digital Age. Design and Manufacturing.
07
Burry, M. (2011). Scripting Cultures. Architectural Design and Programming.
16 / TAKEAWAY

Structure Can Generate Architecture.

Do not ask only: “How do I put structure into my building?” Ask: “What architecture can emerge from the structure?”

Pada tahap ini mahasiswa tidak dituntut menghasilkan structural engineering design final. Yang dicari adalah: structural concept yang mampu menjelaskan hubungan antara load, span, grid, space, form, material dan architectural expression.