```php
Regulasi bukan sekadar batas yang membatasi kreativitas. Dalam arsitektur, regulasi adalah informasi yang harus diterjemahkan menjadi keputusan mengenai massa, ruang, sirkulasi, keselamatan, aksesibilitas, dan kelayakan bangunan.
Sebuah desain harus dapat dipertanggungjawabkan terhadap konteks, tata ruang, keselamatan, aksesibilitas, fungsi, struktur, lingkungan, dan regulasi yang berlaku.
Karena itu setelah mahasiswa membaca site pada Meeting 04, tahap berikutnya adalah bertanya:
Constraint bukan akhir dari desain. Constraint adalah parameter yang membantu membentuk desain.
Peruntukan ruang, zonasi, RTRW, RDTR, dan peraturan zonasi.
KDB, KLB, GSB, ketinggian, setback, dan konfigurasi massa.
Akses universal, ramp, pedestrian, sirkulasi, dan fasilitas pengguna.
Evakuasi, proteksi kebakaran, akses kendaraan pemadam dan keselamatan.
Beban, gempa, struktur dan standar teknis yang relevan.
Energi, air, kenyamanan, landscape, dan performa bangunan.
Dalam proses desain, constraint tidak selalu dipahami sebagai pengurangan kebebasan. Constraint dapat menjadi parameter yang membantu mempersempit ruang kemungkinan sehingga keputusan desain menjadi lebih terarah.
Mahasiswa tidak cukup hanya mengetahui bahwa sebuah aturan ada. Mereka harus mampu menjawab:
Gunakan daftar ini sebagai starting point. Untuk setiap proyek, mahasiswa wajib melakukan verifikasi terhadap regulasi yang benar-benar berlaku pada lokasi dan jenis bangunan yang dirancang.
| Category | Regulation | Scope | Design Implication | Status | Reference |
|---|---|---|---|---|---|
| NASIONAL |
UU No. 28 Tahun 2002
Bangunan Gedung |
Kerangka hukum penyelenggaraan bangunan gedung | Menjadi dasar pemenuhan persyaratan bangunan gedung. | Berlaku dengan perubahan | OPEN ↗ |
| NASIONAL |
UU No. 6 Tahun 2023
Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang |
Perubahan sejumlah ketentuan termasuk sektor bangunan gedung | Perlu dibaca bersama regulasi bangunan gedung yang berlaku. | Berlaku | OPEN ↗ |
| NASIONAL |
PP No. 16 Tahun 2021
Peraturan Pelaksanaan UU Bangunan Gedung |
Penyelenggaraan bangunan gedung | Menjadi kerangka utama penyelenggaraan bangunan gedung dan persyaratan teknis yang perlu diterjemahkan dalam desain. | Berlaku | OPEN ↗ |
| AKSESIBILITAS |
Permen PUPR No. 14/PRT/M/2017
Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung |
Aksesibilitas dan kemudahan pengguna bangunan | Mempengaruhi akses masuk, sirkulasi, ramp, tangga, toilet, dan fasilitas bagi pengguna. | Berlaku | OPEN ↗ |
| KEBAKARAN |
Permen PU No. 26/PRT/M/2008
Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran |
Keselamatan dan proteksi kebakaran bangunan gedung dan lingkungan | Mempengaruhi akses pemadam, jalur evakuasi, proteksi aktif dan pasif, serta konfigurasi bangunan. | Berlaku | OPEN ↗ |
| BANGUNAN NEGARA |
Permen PUPR No. 22/PRT/M/2018
Pembangunan Bangunan Gedung Negara |
Penyelenggaraan pembangunan bangunan gedung negara | Relevan apabila proyek merupakan bangunan gedung negara. | Berlaku | OPEN ↗ |
| BANGUNAN HIJAU |
Permen PUPR No. 21 Tahun 2021
Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau |
Kinerja bangunan gedung hijau | Mendorong keputusan desain terkait efisiensi energi, air, kualitas lingkungan dan aspek keberlanjutan. | Berlaku | OPEN ↗ |
| TATA RUANG |
RTRW / RDTR / Peraturan Zonasi
Ketentuan Tata Ruang Lokasi |
Zonasi, peruntukan, intensitas dan ketentuan pemanfaatan ruang | Menentukan apakah fungsi bangunan, intensitas, KDB, KLB, GSB, ketinggian dan parameter lain sesuai dengan lokasi. | WAJIB CEK LOKAL | — |
| LOKAL |
PERDA / PERKADA
Peraturan Bangunan dan Tata Ruang Daerah |
Ketentuan spesifik pemerintah daerah | Dapat memuat ketentuan lokal seperti GSB, KDB, KLB, ketinggian, parkir, karakter kawasan dan ketentuan lainnya. | WAJIB CEK LOKAL | — |
| STANDAR |
SNI
Standar Nasional Indonesia terkait bangunan |
Struktur, beban, gempa, material dan aspek teknis lainnya | Gunakan SNI yang relevan dengan jenis bangunan dan sistem yang dirancang. | CEK EDISI TERBARU | OPEN ↗ |
Parameter envelope menentukan seberapa besar dan bagaimana bangunan dapat menempati site.
| Parameter | Makna | Pertanyaan Desain |
|---|---|---|
| KDB | Koefisien dasar bangunan. | Berapa luas maksimum footprint yang dapat digunakan? |
| KLB | Koefisien lantai bangunan. | Berapa total luas lantai yang dapat dikembangkan? |
| GSB | Garis sempadan bangunan. | Seberapa jauh massa bangunan harus mundur dari batas tertentu? |
| Ketinggian | Batas ketinggian bangunan sesuai ketentuan lokasi. | Bagaimana batas vertikal membentuk massa bangunan? |
| Setback | Jarak bebas bangunan terhadap batas atau elemen tertentu. | Bagaimana ruang antara bangunan dan boundary digunakan? |
Identifikasi aturan yang berlaku.
Ambil parameter yang mempengaruhi desain.
Uji terhadap site dan program.
Terjemahkan menjadi parameter desain.
Bentuk keputusan arsitektur.
Constraint luas footprint dapat diterjemahkan menjadi keputusan mengenai courtyard, landscape, plaza atau open space.
Batas luas lantai dapat mempengaruhi jumlah lantai, stacking program, dan distribusi fungsi vertikal.
Setback dapat menjadi ruang transisi, landscape buffer, pedestrian zone, atau public interface.
Persyaratan keselamatan dapat membentuk core, tangga, exit, fire access, compartmentation dan circulation.
Persyaratan kemudahan dapat membentuk entrance, ramp, lift, toilet dan universal circulation.
Batas ketinggian dapat mempengaruhi skyline, massing, proportion dan vertical program.
Ruang bebas dapat menjadi buffer terhadap noise, heat, traffic atau menjadi ruang publik.
Target performa dapat diterjemahkan menjadi orientasi, envelope, shading, landscape dan water strategy.
Pilih minimal 5 regulatory constraints yang paling mempengaruhi desain.
Mahasiswa harus dapat menunjukkan hubungan antara aturan dan keputusan arsitektur.
| Regulation | Parameter | Requirement | Design Response | Evidence |
|---|---|---|---|---|
| Tata ruang | Zoning | ... | ... | Dokumen resmi |
| KDB | % | ... | Footprint | Perhitungan |
| KLB | Ratio | ... | Total floor area | Perhitungan |
| GSB | Meter | ... | Setback | Site plan |
| Accessibility | Route | ... | Universal access | Diagram |
| Fire safety | Exit / access | ... | Emergency strategy | Diagram |
Desain bukan hanya tentang apa yang ingin kita bentuk, tetapi juga tentang apa yang dapat dipertanggungjawabkan.